Mata Hati yang Tajam

  Syekh Atha’ as-Silmi dikenal sebagai guru mengaji yang tulus. Selain itu, ia juga dikenal sebagai seorang yang pandai menenun pakaian. Sekali dalam seminggu, ia membawa hasil tenunannya ke pasar untuk dijual. Syekh Atha’ as-Silmi sangat yakin bahwa tenunannya sangat apik dan tak ada cacat. Di tengah hiruk-pikuk keramaian pasar, kalimat tasbih dan tahmid mengiringiContinue reading “Mata Hati yang Tajam”

Menjadi Manusia yang Pandai Bersyukur

Ketika kita menggemakan takbir-terutama saat berhari raya-tersirat pemahaman bahwa Allah Mahakuasa atas segala sesuatu. Allah Mahabesar, sementara kita yang diciptakannya adalah kecil. Kita hina dan tak punya daya dan kekuatan untuk berkiprah, kecuali karena kemurahan dan kebesaran Allah. Karena itu, ketika kita telah merampungkan sebuah perjuangan (baca; Ramadhan), maka perbanyaklah takbir. “Dan hendaklah bertakbir atasContinue reading “Menjadi Manusia yang Pandai Bersyukur”