Cak Nun: Masyarakat Butuh Dakwah Kultural

MAGELANG–Budayawan Emha Ainun Najib (Cak Nun) mengemukakan, masyarakat membutuhkan dakwah kultural sebagai upaya menggali nilai kebudayaan bangsa yang berguna untuk penyaring derasnya arus industrialisasi. “Dakwah kultural dibutuhkan terutama di desa-desa, kebudayaan harus diapresiasi,” katanya saat memimpin grup musiknya, “Kiai Kanjeng“, menyampaikan pengajian akbar di Kampus II Universitas Muhammadiyah Magelang, di Magelang, Jumat malam. Pengajian yangContinue reading “Cak Nun: Masyarakat Butuh Dakwah Kultural”

Nama-nama Islami dengan Awalan Huruf ‘S’

Nama                 Arti Laki-laki Sa’adan        Kebahagian Sa’ad        Bahagia Sa’aduddin    Agama yang membahagiakan Sa’adi        Kebahagianku Sa’dun        Kebahagian Sabahi        Ketua pejuang Sabiq        Yang mendahului Sabil        Jalan Sabit        Yang baik, pemurah Sabir        Yang sabar Sabqi        Keutamaanku Sabhran        Kesabaran Sabhri   Continue reading “Nama-nama Islami dengan Awalan Huruf ‘S’”

Kiat Berdakwah dengan Cinta

Pada era baru sekarang dakwah tak boleh dilakukan dengan cara-cara kekerasan atau cara-cara yang menimbulkan kebencian dan permusuhan. Dakwah sejatinya harus mendekatkan, bukan malah menjauhkan, manusia (mad`u) dari petunjuk Tuhan. Dakwah harus menimbulkan rasa cinta dan kasih sayang, bukan justru menanamkan kebencian dan permusuhan  (al-`Adawah wa al-Baghdha’) . Dalam bukunya yang amat monumental, ‘Dakwah diContinue reading “Kiat Berdakwah dengan Cinta”

Rahasia di Balik Amarah

Suatu waktu Ibnu Umar radhiya Allahu ‘anhu bertanya kepada Rasulullah SAW, ”Apa yang bisa menjauhkan aku dari murka Allah ‘Azza wa Jalla?” Rasul langsung menjawab, ”Jangan marah!” Dalam riwayat lain disebutkan bahwa orang yang menahan marah padahal dia sanggup melampiaskannya, akan dipanggil Allah di hadapan semua makhluk dan disuruh memilih bidadari yang mana saja diaContinue reading “Rahasia di Balik Amarah”

Kunci Surga yang Terbuang

Bila semua ibadah kita seperti shalat, puasa, sedekah, dan haji, berjalan bagus, maka, kelak di akhirat akan diberikan semacam tiket atau kunci untuk masuk surga. Tatkala banyak orang masuk surga, ternyata kita tidak dapat memasukinya, padahal sudah mempunyai tiket untuk memasukinya. Apakah sebabnya? Padahal, amal kebaikan yang telah kita kumpulkan, bila dihitung jumlahnya sangat banyak.Continue reading “Kunci Surga yang Terbuang”

Noda yang Menghancurkan Ibadah

Banyak orang beranggapan bahwa kualitas ibadah hanya ditentukan oleh syarat, rukun, dan kekhusyukan dalam pelaksanaannya. Misalnya, shalat yang berkualitas adalah yang didahului oleh wudlu yang benar, suci pakaian dan tempatnya, serta khusyuk dalam melakukan setiap rukunnya. Demikian pula dengan ibadah-ibadah yang lain. Saad bin Abi Waqqash RA bertanya kepada Rasulullah SAW tentang rahasia agar ibadahContinue reading “Noda yang Menghancurkan Ibadah”

Kaidah Menggapai Kejujuran

Kejujuran menempati kedudukan istimewa dalam ajaran Islam, karena ia merupakan penopang jalan kebaikan bagi manusia. Menurut Al-Qusyairi, kejujuran menempati kedudukan setingkat di bawah kenabian, sebagaimana firman Allah SWT, ”Dan barangsiapa yang menaati Allah dan Rasul-Nya, maka mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi dan orang-orang yang menetapi kebenaran.”Continue reading “Kaidah Menggapai Kejujuran”

Puncak Pengabdian Seorang Hamba

Kata mujahadah tidak lebih populer daripada kata jihad atau ijtihad. Beberapa riwayat menyebutkan bahwa ijtihad lebih utama daripada jihad. Rasulullah SAW bersabda, ”Goresan tinta para ulama lebih utama daripada tumpahan darah para syuhada.” Namun, masih ada yang lebih utama dari ijtihad, yakni mujahadah. Mujahadah ialah perjuangan yang mengandalkan unsur batin atau kalbu. Seusai sebuah peperanganContinue reading “Puncak Pengabdian Seorang Hamba”

Buah dari Musibah

Allah SWT akan senantiasa menguji hamba-Nya dengan dua bentuk ujian, yaitu berupa nikmat (kesenangan) dan bencana (keburukan). Sayyid Quthb mengatakan, banyak orang yang bisa tabah saat menghadapi ujian berupa kesulitan. Tetapi, banyak orang yang terlena dan lalai saat diuji berupa kesenangan. Karena itu, bersabar dan bersyukur adalah kunci keberhasilan bagi seorang Mukmin dalam menghadapi keduaContinue reading “Buah dari Musibah”

Mengakui Kekurangan Diri

Awal malapetaka dan kehancuran seseorang terjadi ketika penyakit sombong dan merasa diri paling benar bersemayam dalam hatinya. Inilah sifat yang melekat pada iblis. Sifat inilah yang berusaha ditransfer iblis kepada manusia yang bersedia menjadi sekutunya. Sifat ini ditandai dengan ketidaksiapan untuk menerima kebenaran yang datang dari pihak lain; keengganan melakukan introspeksi (muhasabah); serta sibuk melihatContinue reading “Mengakui Kekurangan Diri”