Hamba Allah

Di kalangan umat Islam, ada yang ketika berinfak tidak mau disebutkan namanya, tetapi dia meminta disebutkan nama ‘hamba Allah’ sebagai pengganti namanya yang sebenarnya. Atau, kadang-kadang orang atau lembaga yang diberi infak itu mengusulkan memakai nama ‘hamba Allah’ saja. Siapakah ‘hamba Allah’ yang sebenarnya? Ayat berikut ini memberikan gambaran yang jelas mengenai ciri-ciri hamba Allah.Continue reading “Hamba Allah”

Cahaya Muhammad SAW

Rasulullah SAW adalah manusia yang dipilih Allah SWT untuk menjadi rasul dan nabi-Nya yang terakhir (QS Al-Ahzab [33]: 40). Beliau adalah figur teladan, pemimpin panutan umat, yang seluruh perilakunya, termasuk cara berpikir dan berbicaranya, sarat dengan nilai-nilai akhlak yang sangat mulia dan sangat agung (QS Alqalam [68]: 4). Beliau adalah seorang yang sangat jujur, amanah,Continue reading “Cahaya Muhammad SAW”

Taskhir

Taskhir atau ketundukan alam semesta kepada manusia sebagai khalifah disebut dalam surah Alhajj [22] ayat 65. ”Apakah kamu tiada melihat bahwasanya Allah menundukkan bagimu apa yang ada di bumi dan bahtera yang berlayar di lautan dengan perintah-Nya?” Konsep taskhir menarik untuk dikaji karena kita sering melihat bencana alam yang menyebabkan jatuhnya korban manusia. Di manaContinue reading “Taskhir”

Mengenang Akhlak Nabi Muhammad SAW

A’uudzu billahi minasy syaithanirrajiim Bismillahirrahmanirrahim Allahumma salli ‘ala sayyidina Muhammadin wa ‘ala aalihi wa sahbihi wasallim Setelah Nabi sallAllahu ‘alayhi wasallam wafat, seketika itu pula kota Madinah bising dengan tangisan ummat Islam; antara percaya – tidak percaya, Rasul Yang Mulia telah meninggalkan para sahabat. Beberapa waktu kemudian, seorang arab badui menemui Umar dan dia meminta,Continue reading “Mengenang Akhlak Nabi Muhammad SAW”

Moral Islam

Oleh Prof Dr H Fauzul Iman MA Al-Ghazali menyebut moral Islam sebagai tingkah laku seseorang yang muncul secara otomatis berdasarkan kepatuhan dan kepasrahan pada pesan (ketentuan) Allah Yang Mahauniversal. Seorang Muslim yang bersikap demikian akan mengarahkan pandangan hidupnya pada spektrum yang luas, tidak berpandangan sempit ataupun eksklusif. Ia dapat menerima realitas sosial yang beragam danContinue reading “Moral Islam”

Iqra’

Mengapa ayat pertama dalam Alquran berupa kalimat perintah iqra’ (bacalah)? Mengapa perintah itu untuk seorang yang buta huruf (ummy)? Prof Hull dalam karya monumentalnya History and Philosophy of Science mengungkap salah satu misteri iqra’. Menurut Hull, siklus pergumulan antara agama dan ilmu pengetahuan terjadi setiap enam abad. Ia memulai penelitiannya dengan mengkaji abad VI SMContinue reading “Iqra’”

Membersihkan Jiwa

Allah SWT mengilhamkan kepada jiwa manusia dua jalan, kejahatan dan ketakwaan. ”Dan (demi) jiwa dan penyempurnaannya, maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya, sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.” (QS Asy-Syams [91]: 7-10). Jiwa manusia laksana air. Akan tetap jernih apabila dirawat dan disucikan. ApaContinue reading “Membersihkan Jiwa”

Egoisme

Disadari atau tidak, bahwa egoisme manusia sangatlah terkait dengan keimanannya. Egoisme atau kecintaan manusia terhadap dirinya, tidak jarang dapat menguasai kepribadian seseorang. Bahkan mungkin sering kita lihat dalam kehidupan, betapa manusia asyik berjuang memenangkan ego masing-masing. Egoisme dipastikan akan memunculkan persaingan yang pada gilirannya akan memunculkan saling berselisih antara satu dengan lainnya di dalam memenuhiContinue reading “Egoisme”

PENGERTIAN ANAK YATIM DAN KEDUDUKANNYA DALAM ISLAM

Siapakah yang dimaksud dengan anak yatim? Apakah perbedaan antara anak yatim dan anak piatu? Lalu bagaimana dengan anak yatim-piatu? Secara bahasa “yatim” berasal dari bahasa arab. Dari fi’il madli “yatama” mudlori’ “yaitamu”  dab mashdar ” yatmu” yang berarti : sedih. Atau bermakana : sendiri. Adapun menurut istilah syara’ yang dimaksud dengan anak yatim adalah anakContinue reading “PENGERTIAN ANAK YATIM DAN KEDUDUKANNYA DALAM ISLAM”

Menyantuni Anak Yatim

Setiap 10 Muharam atau yang dikenal Asyura, Rasulullah saw mengingatkan umatnya untuk berpuasa. ”Sesungguhnya hari Asyura adalah termasuk hari yang dimuliakan Allah. Barangsiapa yang suka berpuasa, maka berpuasalah” (Muttafaq ‘alaih). Anjuran Rasulullah saw tersebut sering dipandang sebagai wujud penghormatan kepada hari kemerdekaan kaum lemah/dhuafa, khususnya anak yatim. Karena itu, dalam tradisi umat Islam Indonesia, AsyuraContinue reading “Menyantuni Anak Yatim”