Info pengajian rutin ba’da mahrib

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kepada Bapak-Bapak/Saudara-Saudara
DKM Masjid Al Ikhlas mengadakan pengajian rutin
Adapun rincian pelaksanan kegiatan sebagai berikut :

🗓Hari dan Tanggal pelaksanaan :
Sabtu, 15 Agustus 2020

🕘Waktu pelaksanaan :
Ba’da Mahrib s/d selesai.

🏢Lokasi pelaksanaan :
Masjid Al Ikhlas Lt 2

👤Pemateri
Ustad Uzer Hamdani, LC
📖 Materi
Sirah Nabawiyah
👤MC
Bapak Agus Bodeng
👤 Pembaca sholawat
Bapak Dede Harun

Besar harapan kami Bapak-Bapak/Saudara-Saudara bisa menyempatkan hadir dalam acara pengajian rutin tersebut.

Terimakasih atas perhatiannya
Wassalamualaikum Warohmatullohibarokatuh

Info Pengajian Rutin mingguan Ba’da Subuh

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kepada Bapak-Bapak/Saudara-Saudara
DKM Masjid Al Ikhlas mengadakan pengajian rutin
Adapun rincian pelaksanan kegiatan sebagai berikut :

🗓Hari dan Tanggal pelaksanaan :
Sabtu, 15 Agustus 2020

🕘Waktu pelaksanaan :
Ba’da subuh s/d selesai.

🏢Lokasi pelaksanaan :
Masjid Al Ikhlas Lt 2

👤Pemateri
Ustad Uzer Hamdani, LC
👤MC
Bapak Agus Bodeng
👤 Pembaca sholawat
Bapak Dede Harun

Besar harapan kami Bapak-Bapak/Saudara-Saudara bisa menyempatkan hadir dalam acara pengajian rutin tersebut.

Terimakasih atas perhatiannya
Wassalamualaikum Warohmatullohibarokatuh

Sekitar 605 Kantong Berisi Daging di bagikan Ke Warga

Proses pemotongan hewan qurban masjid al ikhlas kebon duren

Usai sudah proses penyembelihan hewan qurban yang di selenggarakan di area masjid al ikhlas, kegiatan yang berlangsung dari pukul 07.00 pagi hingga selesai. Dari data yang di peroleh jumlah hewan qurban yang di terima panitia penyembelihan hewan qurban, berjumlah 30 hewan qurban diantaranya 24 ekor kambing dan 6 ekor sapi, dimana seluruh hewan qurban yang sudah di sembelih nantinya akan di bagikan secara merata kepada pihak yang berhak menerimanya.

Proses pengulitan hewan qurban masjid al ikhlas
Proses pengulitan di lakukan secara bergotong royong

Suatu kehormatan bagi panitia pemotongan hewan qurban masjid al ikhlas dan pengurus DKM al ikhlas dengan hadirnya pihak dari TNI yang datang meninjau langsung kegiatan yang di adakan oleh panitia hewan qurban masjid al ikhlas untuk memastikan bahwa pihak panitia dan warga tetap menjalankan protokoler kesehatan di tengah wabah pandemi covid-19. Dengah hadirnya pihak dari TNI ini menimbulakan rasa percaya diri warga dan seluruh pengurus DKM al ikhlas bahwa seluruh warga lingkungan masjid al ikhlas dalam keadaan sehat wal afiat dan tetap menjalankan protokoler kesehatan.

Kedatangan pihak TNI di sambut hangat panitia penyembelihan hewan qurban masjid al ikhlas

Semangat serta kebersamaan yang terwujud dari semua pihak yang ikut terjun langsung dalam proses penyembelihan hewan qurban, membuat proses penyembelihan dan pembagian hewan qurban dapat berjalan dengan lancar, dengan berbekal pisau dan golok para warga dan panitia bahu membahu menyelesaikan potongan bagian demi bagian, tanpa kenal rasa lelah seluruh panitia dan warga terus melakukan pemotongan serta pengelompokkan daging hewan qurban yang akan di bagikan sesuai dengan porsinya

Pemotongan bagian bagian dari daging hewan qurban

Pembagian daging hewan qurban sudah di perhitungkan dengan matang oleh panitia dari data jumlah keseluruhan warga yang bermukim di sekitar masjid al ikhlas, bekerja sama dengan pihak rt / rw setempat, maka pihak panitia menentukan jumlah berat bagian setiap daging hewan qurban yang akan di salurkan kepada masyarakat sekitar.

Sekitar 605 kantong berisikan daging hewan qurban di siapkan pihak panitia penyembelihan hewan qurban dan langsung di bagikan kepada seluruh masyarakat tingkat rt / rw di sekitaran masjid al ikhlas kebon duren, di harapkan pembagian daging hewan qurban ini dapat bermanfaat bagi para penerima daging hewan qurban. Sekitar pukul 02.30 siang panitia pemotongan hewan qurban telah selesai memotong dan menyalurkan daging hewan qurban tersebut kepada masyarkat sekitaran masjid al ikhlas


Foto: Dirga , Ucok 
Editor : wahyu

Kebersamaan Dalam Penyembelihan

Hewan qurban masjid al ikhlas kebon duren

Sabtu 1 Agustus 2020, Pagi ini telah di laksanakan pemotongan hewan qurban di area masjid Al Ikhlas kebon duren kalimulya – depok. Dimana acara di buka oleh ketua DKM masjid al ikhlas kebon duren bpk. Ustadz H. Samlawi, SAg. Acara penyembelihan hewan qurban di lakukan mulai pukul 07.00 wib dan di lakukan simbolis serah terima hewan qurban dari sohibul hajat kepada panitia qurban, dengan di lakukannya simbolis serah terima ini maka resmi sudah, sohibul hajat menyerahkan hewan qurbannya kepada panitia untuk di lakukan penyembelihan serta di bagikan kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

Peresmian kegiatan penyembelihan hewan qurban oleh bpk ketua DKM al ikhlas bpk. Ustadz H. Samlawi, SAg
Simbolis serah terima hewan qurban, kiri Bpk. H Gunawan Adyaksa, SH ( selaku penyerah hewan qurban ),kanan Bpk. Ma’mun Niran ( ketua panitia penyembelihan hewan qurban )

Kemeriahan kegiatan ini terlihat sejak pagi, dimana para warga dari mulai anak – anak hingga para orang tua, sudah tiba di lokasi penyembelihan hewan qurban yang ingin ikut menyaksikan prosesi penyembelihan hewan qurban. Selain itu panitia penyembelihan hewan qurban, juga sudah menyiapkan lubang lubang khusus di beberapa titik untuk melakukan prosesi pemotongan hewan qurban, agar dapat di lakukan secara efisien dan terukur. Ketua Panitia hewan qurban juga menghimbau kepada jajaranya, untuk tidak membuang sisa – sisa penyembelihan hewan qurban di sungai, untuk itu panitia menyiapkan lubang lubang untuk menimbun dengan tanah, sisa sisa kotoran pasca penyembelihan hewan qurban.

Lubang prosesi pemotongan hewan qurban

Selama prosesi pemotongan sedang berlangsung, panitia juga membagi tim yang di bantu oleh pemuda karang taruna kebon duren untuk menyukseskan kegiatan penyembelihan hewan qurban kali ini, beberapa diantaranya seperti, tim penyembelihan, pengulitan, serta penyaluran daging hewan qurban. Dengan kerja sama dari berbagai pihak, panitia penyembelihan hewan qurban serta seluruh anggota DKM al ikhlas berharap agar hasil dari pemyembelihan hewan qurban ini dapat tepat sasaran kepada yang berhak menerimanya.

Prosesi pemotongan hewan qurban di bantu oleh karang taruna kebon duren

Foto : Dirga, Editor : wahyu

Panitia Pastikan Hewan Qurban Jamaah Dalam kondisi Sehat

Masjid al ikhlas kebon duren

Depok, 31 juli 2020, kali ini panitia penyembelihan hewan qurban Masjid Al ikhlas tengah sibuk mempersiapkan pelaksanaan pemotongan hewan qurban yang akan di selenggarakan pada hari sabtu, 1 agustus 2020. Berbagai persiapan tengah di lakukan oleh pihak panitia, pemuda karang taruna, dan lingkungan dari mulai memastikan kondisi hewan qurban yang telah di serahkan pihak jamaah untuk di qurbankan atau hewan qurban yang langsung di siapkan atau di koordinir oleh pihak DKM masjid al ikhlas.

Pemberian pakan dan kebersihan hewan qurban yang selalu di lakukan oleh pihak panitia, memastikan kondisi hewan qurban yang akan di sembelih esok hari dalam keadaan sehat dan masuk dalam syariat agama. Hingga malam nanti panitia masih menerima pendaftaran bagi warga di sekitar lingkungan masjid al ikhlas yang ingin bersumbangsih untuk medaftarkan hewan qurbannya.

Pada tahun ini jumlah hewan qurban yang tercatat oleh panitia sementara berjumlah 22 ekor kambing dan 6 ekor sapi, hingga malam nanti jumlah hewan qurban masih mungkin ada peningkatan jumlah hewan qurban yang akan di sembelih esok hari.

Pemberian pakan hewan qurban oleh panitia

Selain itu panitia hewan qurban masjid al ikhlas, juga menghimbau kepada segenap pengurus dan warga lingkungan yang akan hadir pada waktu pemotongan, di harapkan untuk tetap menjaga jarak dan menggunakan masker, serta mencuci tangan yang sudah di siapkan oleh pihak panitia. Penyembelihan hewan qurban akan dilaksanakan mulai pukul 07.00 pagi sampai dengan selesai.

Foto : Dirga, Editor :Wahyu





Masjid Al Ikhlas Kebon Duren Tetap Melaksanakan Protokoler Kesehatan

Jum’at 2020, DKM masjid al – ikhlas kebon duren, melaksanakan kegiatan ibadah sholat idul adha 10 zulhijah 1441, dengan penuh hikmat. Di tengah pandemi covid-19, pengurus DKM masjid al ikhlas, karang taruna kebon duren, serta jamaah sepakat untuk tetap melaksanakan kegiatan ibadah sholat idul adha 10 zulhijah 1441 berjamaah, dengan melakukan protokoler kesehatan yang sudah di tetapkan pemerintah.

Demi terciptanya ke amanan, dan kesehatan jamaah, DKM masjid al ikhlas serta karang taruna kebon duren melakukan kegiatan dengan protokoler kesehatan kepada setiap jamaah yang akan melakasanakan kegiatan ibadah sholat idul adha di masjid al ikhlas kebon duren, dengan melakukan penyemprotan disifectant seluruh ruangan masjid sebelum pelaksanaan ibadah sholat idul adha, pengukuran suhu tubuh, menjaga jarak shaf sholat, menydiakan fasilitas cuci tangan menggunakan hand sanitaizer dan sabun serta menggunakan masker pada saat pelaksaan ibadah sholat idul adha berjamaah.

Tak luput perhatian dari para pengurus masjid dengan menghimbau, kepada seluruh jamaah untuk tetap menjaga jarak antar shaf sholat dan membawa perlengkapan ibadah sholat idul adha masing – masing.

Dengan diadakannya kegiatan ibadah sholat idul adha berjamaah dengan mengutamankan protokoler kesehatan yang di anjurkan pemerintah, kami segenap pengurus dkm masjid al ikhlas mengharapkan agar dapat mewujudkan silaturahmi yang baik dan kesehatan kepada setiap jamaah masjid al ikhlas kebon duren.

Foto : Dirga

Editor : wahyu

Laporan Penerimaan Zakat dan Infaq Idul Fitri 1441 H

Pada perayaan Idul Fitri 1441 H yang jatuh pada Minggu, 24 Mei 2020, Dewan Kemakmuran Masjid menerima zakat fitrah, zakat maal, serta infaq yang selanjutnya dibagikan kepada mustahiq di sekitar masjid yang belokasi di RW 08, Kelurahan Kalimulya, Kota Depok, Jawa Barat.

Untuk 2020, panitia menerima zakat fitrah beras sebanyak 1.600 liter dan uang tuna Rp26.373.500. Sementara zakat maal, panitia menerima Rp8.450.000, sedangkan infaq sebesar Rp7.075.000.

Zakat fitrah yang dibagikan ke mereka yang berhak sebanyak 1.600 liter dan uang Rp30.000.000. Sedangkan zakat maal yang dibagikan sebanyak Rp36.000.000.

Saldo zakat maal tahun lalu sebesar Rp54.900.090. Dikeluarkan untuk tahun ini (2020) sebesar Rp.36.000 sehingga tersisa Rp18,9 juta. Ditambah pemasukan zakat maal tahun ini sebesar Rp8.450.000, sehingga saldo akhir per 24 Mei 2020 adalah Rp27.350.000. ***

Berbagi Berkah untuk Jamaah

Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Jami Al Ikhlas di Kebonduren, Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok membagikan paket semabako kepada jamaah di sekitar masjid pada Minggu, 29 Maret 2020.

Paket tersebut berupa 5 liter beras, 10 mie instant serta 1 liter minyak goreng. Masjid membuat 100 paket sembako. Pemberian paket tersebut dimaksudkan untuk meringankan beban ekonomi jamaah yang terkena imbas penyebaran Covid-19 yang mulai merambah Depok dan daerah sekitarnya.

Sejumlah jamaah terkena dampak langsung dari kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Bagi pedagang makanan, pengendara ojek online serta pekerja harian, kebijakan tersebut mengurangi pendapatan mereka.

Dengan adanya bantuan tersebut diharapkan beban ekonomi warga berkurang. Pengurus DKM berharap jamaah yang memiliki kelebihan rejeki bisa menyalurkan bantuannya melalui masjid agar fungsi masjid sebagai pusat kegiatan sosial, ekonomi dan keagamaan dapat terwujud.

Semoga jamaah dan masyarakat terhindar dari pandemi global, Covid-19, serta wabah penyakit demam berdarah (DBD) yang mulai menyerang Indonesia.

Upaya masjid untuk menangkal wabah sudah dilakukan sesuai protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Melepas karpet, menyemprot disinfektan, serta penyediaan hand sanitazer. Sementara untuk menangkal demam berdarah, hari ini dilakukan penyemprotan oleh Ketua RT 06 Bapak Sarbini. Terima kasih kerjasama semua pihak untuk menjaga kesehatan warga. ***

 

Pernah Kena Musibah? Ini Hikmah Dibaliknya!


Setiap orang pasti pernah mengalami musibah. Musibah pun bisa bermacam-macam. Ada skala kecil, nasional hingga internasional. Seperti wabah coronavirus alias Covid-19 yang menyerang di banyak negara, termasuk Indonesia.

Kenapa sih Allah SWT mesti menurunkan musibah kepada manusia. Demikian samarnya maksud terjadinya musibah yang menimpa manusia hingga membutuhkan renungan yang lama dan pandangan yang saksama. Meskipun demikian, terkadang manusia tidak memahami apa yang terjadi. Terkadang, ada yang memahami sebagian kecilnya dan ada yang dimudahkan memahami sebagian besarnya.

Kita wajib memahami bahwa Allah SWT memiliki banyak hikmah dalam pengaturan makhluk-Nya yang tersamarkan dari pemahaman kebanyakan para ulama, lebih-lebih orang awam. Dia memiliki hikmah sesuai dengan keluasan ilmu-Nya yang mutlak. Manusia juga memiliki hikmah, tetapi sesuai dengan sedikitnya ilmu mereka.

Pada Sabtu, 7 Maret 2020 bakda shubuh, di Masjid Jami Al Ikhlas Kebonduren, Kalimulya, Depok, Jawa Barat diselemnggarakan kajian mengenai hikmah di balik musibah dengan pembicara Ust. Nizar Salim, S Pd.

Dalam kajian itu, disebutkan bahwa sejumlah hikmah di balik musibah adalah sebagai peringatan dan sebagai hukuman. Mengenai ayat dan hadist yang mebicarakan hikmah di balik musibah, bisa didengarkan melalui channel YouTube Masjid Jami Al Ikhlas.

Mari dengarkan bersama kajian tersebut.

Mengapa Saudah Memberikan jatahnya kepada Aisyah?

Saudah adalah perempuan pertama yang dinikahi Rasulullah SAW setelah Khadijah wafat. Nama lengkapnya Saudah binti Zam’ah bin Qais bin Abdu Syams bin Abdu Wud al-Amiriyah. Ibunya, Syamusy binti Qois bin Zaid an-Najariyah. Nasabnya bertemu dengan Rasulullah pada Lu’ay bin Ghalib.

Sebelum dipinang Rasulullah SAW, Saudah pernah menikah dengan sepupunya yang bernama Sakran bin Amr al-Amiry. Saat umat Islam melakukan baiat kepada Beliau SAW, Saudah dan suaminya menjadi satu dari delapan orang kaum Bani Amir yang turut masuk Islam. Mereka ikut berhijrah bersama-sama menuju Habasyah dan meninggalkan harta yang dimiliki.

Pernikahan Nabi SAW dengan Saudah dilaksanakan pada Ramadhan tahun kesepuluh kenabian, setelah kematian Khadijah di Makkah. Riwayat lain menyebutkan, peristiwa itu terjadi pada tahun kedelapan Hijriyah dengan mahar sekitar 400 dirham. Rasulullah kemudian mengajak Saudah berhijrah ke Madinah.

Saudah menemani Rasulullah SAW selama tiga tahun sebelum Beliau menikah lagi dengan Aisyah. Setelah Saudah semakin tua, dia mengetahui kedudukan Aisyah di mata Rasulullah. Dia berkata, “Wahai Rasulullah, aku memberikan jatah satu hari untukku pada Aisyah, agar engkau dapat bersamanya dalam satu hari itu.”

Apa alasan Saudah memberikan jatahnya kepada Aisyah? Simak penjelasan Ust. Uzeir Hamdan LC pada kajian Sabtu malam, 22 Februari 2020 di Masjid Al Ikhlas, Kebonduren, Kalimulya, Cilodong, Depok, Jawa Barat melalui akun YouTube ini.